Sinopsis Love Like The Galaxy Episode 12-Part 4

Sinopsis Love Like The Galaxy Episode 12-Part 4

Sinopsis Love Like The Galaxy Episode 12-Part 4moviekece.com – Shaoshang memperhatikan ketika semua pengawal dan pelayan yang mengikutinya di kremasi.

Ling Buyi sendiri memimpin bawahannya dalam perjalan kembali ke Kaisar.

Read More

Diatas bukit ia melihat ketika Shaoshang beridiri di depan api, sebelum ia memacu kuda untuk melanjutkan perjalanan.

Saat rombongan Shaoshang bersiap untuk meninggalkan pondok, Cheng Zhi dan Lou Yao akhirnya datang.

Cheng Zhi terus membolah balik shaoshang sebelum ia yakin bahwa Shaoshang tidak terluka baru ia bertanya keberadaan istrinya.

Shaoshang menunjuk kearah kereta, melihat itu Cheng Zhi bergegas.

Lou Yao datang dan memegang tangan Shaoshang.

Namun Shaoshang melepaskannya, ia bertanya mengapa mereka datang begitu terlambat.

Lou Yao menjelaskan bahwa selama perjalanan menuju ke pondok pamannya Cheng Zhi telah pingsan 3 kali.

Itu karena Cheng Zhi terlalu khawatir akan keselamatan istri dan keponakannya.

Apalagi ketika dalam perjalanan ia melihat barang milik mereka yang berserakan, karena itu perjalanan tertunda sangat lama.

Shaoshang bertanya apakah mereka tidak bertemu bandit, Lou Yao berkata mungkin itu karena bandit telah pergi keatas gunung mengepung rombongan Shaoshang.

Melihat A Qi memimpin Pasukan Berzirah Hitam, Lou Yao sadar bahwa Jenderal Ling telah datang membantu, ia mulai memuji Ling Buyi.

Sinopsis Love Like The Galaxy Episode 12-Part 4

Sementara itu Ling Buyi yang sedang mencari Fan Chang mendaatkan darah di daun yang menjadi petunjut.

Mengambil saputangan hendak membersihkan jarinya, ia tiba-tiba ingat bahwa saputangan itu sempat digunakan oleh Shaoshang.

Dengan itu ia mengurungkan niatnya untuk menyeka dara dengan saputangan.

A Fei bertanya mengapa tuan mudanya ingin A Qi mengantar Nona Muda Keempat ke Kabupaten Hua.

Ling Buyi beralasan karena Cheng Zhi akan menjabat sebagai Hakim baru mungkin saja mereka akan bertemu Fan Chang dijalan.

A Fei bertanya apakah hanya itu, Ling Buyi menjawab memambgnya apalagi.

Ling Buyi menyentuk perban ditangan A Fei dan berkata agar dia berdiam diri disana untuk menjaga daerah situ.

Kelompok Shaoshang disisi lain sedang melanjutkan perjalana dan dikawal oleh prajurit Berzirah Hitam.

Sampai diatas bukit, Pemandangan Kabupaten Hua bisa terlihat.

A Qi juga pamit pergi karena oengawalan mereka telah selesai.

Ketika tiba di Kabupaten Hua, pemandangan tanah yang dilapisi darah, tubuh mati yang tergeletak juga tangisan menjadi sambutan kedatangan mereka.

Keluar dari kereta semua orang sedih melihat pemandangan menyedihkan yang ada didepan mereka.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.