Sinopsis Love Like The Galaxy Episode 13-Part 3

Sinopsis Love Like The Galaxy Episode 13-Part 3

Sinopsis Love Like The Galaxy Episode 13-Part 3moviekece.com – Semua Pasien yang mendengarkan perkataan Shaoshang mulai meminum obatnya dan meminta tabib mengobati mereka.

Seerti itu, Shaoshabg berhasil menghidupkan kembali harapan yang hampir mati.

Read More

Nannan yang tenag berbaring menoleh kearahnya dengan senyum terimakasihnya.

Sejak itu Shaoshang terus menangani urusan Kabupaten Hua, baik pergi kerumah sakit, membaca laporan maupun membuat rencana kedepan untuk kabupaten Hua.

Lou Yao selalu berada disisinya dan memenuhi semua kebutuhannya.

Mereka berdua mulai bekerjasama untuk memikirkan cara bagaimana mengumoulkan uang, pangan dan membangun tempat tinggal.

Shaoshang terdiam begitu Lou Yao mulai mengeluarkan semua harta benda yang dia bawa untuk dijual demi kepentingan pangan dan pembangunan.

Lou Yao meminta maaf karena sejak kecil hidup serba cukup, ia tidak pernah membawa uang dalam jumlah banyak.

Karena selalu ada pelayan disamping yang menangani kebutuhannya.

Sebagai bangsaman dia hanya perlu berkumpul bersama tuan muda lain untuk meningkatkan reputasinya.

Dalam percakapannya dengan Lou Yao, Shaoshang mendapat ide.

Saking bersemangatnya ia menampar bahu Lou Yao karena berkatnya ia bisa memikirkan ide bagus.

Sinopsis Love Like The Galaxy Episode 13-Part 3

Shaoshang menemui pamannya dan mengatakan idenya untuk megumpulkan dana.

Cheng Zhi berkata bahwa untuk menulis surat penghargaan bagi semua pedagang yang menyumbang tidaklah sulit.

Hanya saja jika harus dibubuhkan segel resmi itu akan melanggar peraturan.

Shaoshanv berkata bahwa idenya memang tidak bisa memberi para oenyimbang kekayaan, namun bisa membuat mereka mendapat reputasi.

Tulis saja kata-kata yang bagus dan memuji, jika penyumbang menyumbang lebih dari 300 untai koin, baru orang itu akan diberi papan plakat.

Dengan desakan Shaoshang Cheng Zhi akhirnya hanya bisa menurut.

Dirumah sakit, Nannan terbangun ia melihat saat Shaoshang sibuk mengintruksikan para pekerja untuk membangun rumah.

Nannan tertawa saat Shaoshang mencoret wajah Lou Yao dengan tinta karena Lou Yao terus mengacau.

Melihat Nannan, Shakshang mendekat ia mendengar Nannan berkata bahwa dia juga memiliki rumah impiannya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.