Sinopsis Who Rules The World Episode 29-Part 3

Sinopsis Who Rules The World Episode 29-Part 3

moviekece.com – Bergabung bersama Hua Chunran dan Lanxi, Fengxi mencegat tangan Hua Chunran yang akan menempatkan bidak.

Dia lalu mulai menempatkan bidak milik Hua Chunran dan Lanxi oleh dirinya sendiri.

Read More

Tindakannya mencerminkan bagaimana dia sangat hafal terhadap langkah apa yang akan diambil oleh Lanxi.

Hua Chunran memuji Fengxi karna mahir dalam catur.

Fengxi dengan bercanda menatap Lanxi dan berkata bahwa bukannya dia mahir hanya saja terbiasa dengan cara rubah bertindak.

Mendengar gurauannya baik Lanxi maupun Hua Chunran tertawa.

Hua Chunran bertanya apakah semua praktisi dunia silat sama berwawasan-nya seperti Lanxi dan Fengxi.

Fengxi berkata bahwa dia justru ingin bertanya padanya, apakah semua Tuan Putri sama beraninya seperti Putri Chunran yang menerima 2 orang dunia silat tanpa asal usul.

Tersenyum, Hua Chunran berkata karena dia bernai menerima mereka itu karena dia berpikir penilaiannya tentang mereka tidak akan salah.

Pelayan datang dan berkata bahwa Raja Youzhou memanggil Putri Chunran.

Melihat putrinya, Raja memasang raut wajah marah hanya sebelum Raja bisa berbicara Hua Chunran memotong perkataannya.

Dia bertanya apakah ayahnya tahu Hei Feng Bai Xi, Raja berkata sambil marah tentu dia tahu.

Memegang tangan ayahnya, Hua Chunran melapor bahwa kedua orang itu sedang bertamu di istananya.

Raja berkata bagaimana mungkin dia sebagai Tuan Putri berhubungan dengan orang dunia silat.

Chunran berkata meski dari dunia silat Hei Feng Bai Xi merupakan dua orang berbakat.

Jika mereka berdua berpihak pada Youzhou itu pasti akan menguntungkan ayahnya.

Selain itu dia telah berusaha keras menahan mereka berdua di istananya untuk dikenalkan pada ayahnya.

Sinopsis Who Rules The World Episode 29-Part 3

Mendengar pemikiran putrinya Raja sangat senang, dia meminta Hua Chunran duduk dan berbicara.

Raja berkata meski begitu untuk sementara dia tidak bisa menemui mereka.

Selain itu Raja juga berkata bukan hal yang baik bagi Putri sepertinya untuk tinggal bersama rakyat biasa.

Hua Chunran memasang wajah kesal dan berkata bahwa ternyata ayahnya telah mengetahui mereka tinggal di istananya dengan kata lain ayahnya mengirim mata-mata padanya.

Raja berkata bahwa dia tidak memiliki niat mengawasinya hanya saja karena Kakak pertamanya mengkhawatirkannya sehingga melaporkan hal itu padanya.

Hua Chunran berkata dengan panik jika itu kakak pertamanya yang memata-matainya dia lebih takut disisi lain surat yang menunjukan bahwa penyerang di perintahkan oleh kakaknya masih terpikirkan olehnya.

Melihatnya panik Raja memintanya tenang dan berkata akan menyelidikinya.

Dia lalu mengalihkan pembicaraan ke pemilihan suami yang akan dilaksanakan.

Dia berkata bahwa dia menyukai 2 orang sebagai calon menantunya Feng Lanxi dari Yongzhou dan Huang Chao dari Jizhou.

Selain itu dia telah menemui Huang Chao secara langsung.

Sementara Feng Lanxi pernah menulis surat pada Raja bahwa dia juga berniat untuk melamar putrinya.

Hua Chunran berkata bahwa jika suaminya bukan keturunan Raja dan hanya rakyat biasa dia pasti akan membantu ayahnya tanpa menginginkan posisinya.

Dia berkata bagaimana pendapat ayahnya tentang Hei Fengxi.

Mendengar itu Raja langsung menolak dia berkata bahwa putrinya harus menjadi permaisuri bukannya menikahi orang biasa.

Fengxi menghampiri Hua Chunran dan melihatnya sedang melukis potret

Orang dalam potret ternya adalah Feng Lanxi dalam pakaian Hei Fengxi.

Fengxi berkata bahwa lukisannya terlalu bagus, Fengxi berkata dia akan melukisnya lagi untuknya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.